Tampilkan postingan dengan label Artikel Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Sejarah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Maret 2016

Inilah Sejarah Kisah Tentang Perhiasan

Sepanjang sejarah manusia terlepas dari ras atau budaya agama perhiasan telah ada sebagai bentuk ekspresi integral, kekayaan dan status sosial. Sementara bahan-bahan dan teknik yang digunakan untuk pembuatan perhiasan telah berkembang dalam banyak cara, ada juga sejumlah kesamaan dengan bentuk pertama perhiasan yang dipakai beberapa 90.000 tahun yang lalu. Selama waktu ini dibangun dari kalung manik-manik kerang itu dirangkai dengan tali yang paling mungkin sebagai jimat. Kalung dibangun dari komponen yang sama masih tersedia saat ini. Sementara tren baru seperti janji iming-iming cincin anting-anting dan perhiasan saat ini mendominasi mode, gelang dipakai di 4700BC pertama masa pemerintahan Raja Zer dibangun dari emas dan dibuat dalam gaya tersedia secara luas hari ini. Fungsi berkembang perhiasan
Kisah Perhiasan
Fungsi perhiasan telah berevolusi dan bervariasi dari waktu ke waktu dari bentuk mata uang ke aksesori mode dan bentuk ekspresi seni. Banyak kebudayaan memiliki perhiasan dimanfaatkan sebagai bentuk mata uang dan terus melakukannya hari ini. Perhiasan kerajaan telah digunakan untuk mengamankan kekayaan kabupaten dan bagi banyak kami logam mulia dan perhiasan batu permata sebagai peringkat di antara aset kita yang paling mahal. Selama logam mulia dan batu telah digunakan untuk membuat perhiasan itu telah ada sebagai tanda kekayaan. Banyak bentuk-bentuk perhiasan yang berakar fungsi, pin, gesper dan bros pada awalnya diciptakan untuk melayani fungsi tertentu namun kemudian berevolusi menjadi potongan-potongan lebih dekoratif akhirnya dianggap hiasan dan perhiasan. Perhiasan juga telah memainkan peran penting agama dan status keanggotaan yang menunjukkan dalam agama serta berbagai kelompok sosial. Mesir Jewelry
Banyak mempertimbangkan masa Mesir perhiasan sebagai masa fajar modern kita berbentuk perhiasan. Itu selama waktu ini bahwa pembuatan perhiasan menjadi profesi dan keahlian teknik dan berkembang untuk menciptakan berbagai gaya dan perhiasan. Perhiasan pengrajin mulai memanfaatkan keterampilan artistik dan yang semakin beragam bahan. Sementara keterampilan artistik bernilai tujuan utama perhiasan adalah untuk bertindak sebagai jimat dan jimat. Gemstone dan warna logam adalah lebih penting daripada atribut lainnya. Emas itu digunakan secara luas tetapi ini terutama karena itu adalah mudah tersedia dan sangat mudah untuk bekerja dengan. Banyak batu berharga mahal hari ini kita anggap berharga seperti berlian yang sangat jarang digunakan hanya karena mereka tidak menunjukkan warna atau simbolisme batu permata lainnya. Keyakinan Mesir menetapkan bahwa setiap permata membawa kekuatan mistik tertentu yang akan ditransfer kepada pemilik ketika dipakai sebagai perhiasan. Simbol seperti Mesir suci scarab juga membentuk bagian penting dari perhiasan dan juga dipercaya membawa kekuatan tertentu. Yunani dan Romawi Perhiasan
Awal perhiasan Yunani dan Romawi sangat bergantung pada perdagangan dengan tetangga budaya dan oleh karena itu sangat bervariasi dalam gaya dan konstruksi. Simbolisme budaya sekali lagi memainkan peran penting perhiasan selama periode ini. Yunani dan Romawi perhiasan sering dibuat untuk melambangkan legenda dan dewa-dewa dan kemudian kepercayaan budaya populer. Selama masa ini teknik kerja logam dan perhiasan potongan berevolusi menjadi lebih rumit dan halus. Teknik ini mengakibatkan peningkatan popularitas anting-anting dan karya lain yang membutuhkan lebih halus metode konstruksi. Berbeda dengan budaya dominan Yunani dan Romawi tidak menganggap budaya kepada keyakinan bahwa batu permata memiliki kekuatan mistik tertentu. Untuk alasan ini batu logam digunakan sebagai bahan bangunan utama. Periode ini terkenal karena penciptaan cameo. Cameo adalah sepotong batu berukir untuk menciptakan sebuah potret dari seorang pemimpin atau dewa. Berbentuk perhiasan ini tetap populer hari ini dan telah menikmati sejumlah resurgences sepanjang sejarah. Pengrajin perhiasan yunani awalnya dibuat sangat rinci potret Alexander Agung. Tidak ada potret lain yang diizinkan oleh undang-undang sampai bagian akhir dari periode ini. Perhiasan selama Usia Tengah
Sebagai mayoritas dunia kekristenan mengadopsi gaya budaya mulai berkumpul. Perhiasan selama ini digunakan terutama sebagai bentuk melambangkan iman Kristen. Pada bagian awal dari abad pertengahan biara Kristen bertanggung jawab untuk memproduksi lebih baik bagian dari perhiasan dunia. Biara awal diminta untuk belajar perdagangan untuk mendukung mereka secara finansial dengan banyak mengubah perhiasan keahlian. Selama waktu ini perhiasan independen pertama serikat diciptakan untuk kedua mendukung pengrajin perhiasan dan industri dengan menerapkan praktek-praktek seperti pemeriksaan kualitas. Meningkatnya tuntutan untuk perhiasan dan populasi yang meledak mengakibatkan pemalsuan yang semakin canggih diakui serikat ancaman perdagangan booming mereka. Budaya Celtic di Irlandia belum terpengaruh oleh penyebaran agama Kristen dan sejumlah gaya yang unik dan metode manufaktur dikembangkan selama ini. Berbeda dengan budaya Kristen pada waktu itu bangsa Celtic sangat jarang dipertahankan bentuk catatan dan sedikit yang diketahui tentang simbolisme yang sekarang sangat populer desain Celtic. Batu mulia dan logam sekali lagi disediakan untuk orang kaya dan bahkan untuk kelas yang lebih rendah selama periode tertentu. Perhiasan selama periode Renaisans
Sering disebut sebagai "Jewel Umur" perhiasan dimulai pada masa Renaissance mengadopsi tujuan yang baru ditemukan. Sebelum menjabat perhiasan kali ini terutama sebagai bentuk simbolisme dan kekayaan, membentuk bagian integral dari agama dan budaya mengekspresikan keyakinan. Selama periode Renaissance peran perhiasan mulai menyimpang. Semakin perhiasan melayani peran tubuh perhiasan, diciptakan semata-mata untuk tujuan memperbaiki presentasi pribadi dan keindahan. Sementara perhiasan sudah dilihat sebagai tanda kekayaan banyak sekarang mulai mengumpulkan itu semata-mata untuk tujuan yang melindungi kekayaan. Sebagai bentuk mata uang itu mudah dilindungi, mudah untuk menjual dan universal berharga. Karena fokus pada peran dalam meningkatkan keindahan perhiasan batu permata yang berharga untuk atribut seperti warna, kilauan dan bersinar diatas yang sebelumnya memegang kepercayaan kekuatan mistik. Untuk pertama kalinya dalam sejarah penggunaan Diamond dipopulerkan dan sejumlah metode dan bentuk pemotongan dikembangkan. Penemuan negara-negara baru mengakibatkan arus besar sebelumnya logam dan batu langka. Mayoritas potongan boros kita mengenali hari ini adalah komisi oleh Perancis dan Inggris royalti selama periode ini. Century 17 dan seterusnya
Meningkatnya kekayaan dari populasi umum dan relatif santai sikap sosial berarti bahwa keping emas dan perak biasanya disediakan untuk kaya dan berkuasa kini dapat diberikan oleh kelas bawah. Popularitas berlian berlanjut dan demikian pula metode pemotongan berlian. Perang skala besar menghancurkan banyak dari bagian berharga dari 'Jewel Umur' dan sebelumnya. Selama waktu ini penemuan negara-negara baru dan penyebaran media terjangkau menghasilkan daya tarik yang tak terbayangkan sebelumnya flora dan fauna. Perhiasan mulai mengambil bentuk motif bunga dan hewan dengan jelas berwarna batu permata dan logam. Tren ini berlanjut hingga bagian awal abad ke-20 dan berevolusi dengan teknik manufaktur untuk memasukkan kreasi kaca rumit. Revolusi industri diperkenalkan belum pernah terjadi perubahan ke dunia dan perhiasan mode dan tren berubah lebih cepat daripada sebelumnya. Perhiasan dibuat selama Art Nouveau, Edwardian, Art Deco dan Retro periode tertentu masih populer saat ini. Hari ini dan seterusnya
Hari perhiasan semakin dilihat sebagai bentuk ekspresi artistik sebagai alat dan bahan produksi menjadi semakin murah dan tersedia. Tren ini juga terus tumbuh karena fakta bahwa logam berharga dan batu tidak lagi digunakan sebagai tanda-tanda kekayaan dan status sosial. Perbaikan dramatis dalam teknologi berarti bahwa perhiasan terjangkau dan dibangun dari sumber daya yang tersedia serta bahan sintetis mampu menandingi keindahan alam yang paling mahal batu mulia dan logam. Faktor-faktor ini telah memberikan kontribusi untuk fokus pada desain, kreativitas dan ekspresi seni atas simbolisme dan status sosial. Sebagai hambatan sosial dikeluarkan dan pengaruh budaya yang berbagi berbagai gaya yang tersedia meningkat. Gaya yang dominan musim semi mungkin berbeda sama sekali dari gaya dominan musim gugur. Di samping meningkatnya laju perubahan perhiasan sekarang lebih diterima sebagai bentuk ekspresi pribadi dan sebagainya yang lebih luas dan berbagai gaya yang lebih luas terus tumbuh. Bacaan lebih lanjut
Sejarah perhiasan memberikan wawasan yang menarik ke dalam evolusi kebudayaan manusia. Berikut ini adalah sangat baik dibaca bagi mereka yang ingin meluangkan lebih banyak waktu menjadi topik menarik ini
Baca selengkapnya

Inilah Sejarah Tentang Huruf Alfabet

Istilah alphabet sebetulnya berasal dari bahasa Semit. Istilah ini terdiri dari dua kata, yaitu aleph yang berarti 'lembu jantan' dan kata beth yang berarti 'rumah'. Konotasi pictografis dari pengertian kedua kata ini menjadi sebutan untuk menunjukkan huruf pertama a (aleph) dan b (beth) dalam urutan huruf-huruf semit (Mario Pei,1971:176). Ini bukan berarti bahwa tulisan tersebut memakai sistem pictografis-ideografis, akan tetapi malah sebaliknya.
Huruf Alfabet
 Orang-Orang Semit mengambil tanda gambar lembu (kepala lembu) dari huruf Hierogliph Mesir tanpa memperdulikan pengertian lembu itu dalam bahasa Mesir sendiri, sedangkan menurut bahasa Semit, lembu itu disebut aleph. Demikian juga dengan tanda gambar rumah yang mereka sebut beth. Kemudian dengan mempergunakan prinsip akroponi, tanda gambar kepala lembu, oleh masyarakat Semit dijadikan tanda untuk bunyi a dan tanda gambar rumah untuk bunyi b. Semua huruf pada alphebt Semit mempunyai konotasi seperti pictografis itu.
Daerah yang Mula-Mula Menggunakan Sistem Alphabet.
Bangsa Semit sebagai yang pertama menggunakan sistem alphabet atau abjad, agaknya sudah disepakati oleh para sarjana. Namun, daerah mana dari daerah-daerah yang didiami oleh suku bangsa Semit yang lebih dahulu menggunakannya, masih saja terdapat perbedaan-perbedaan pendapat di antara mereka. Perbedaan pendapat ini makin terlihat setelah ditemukan beberapa bukti tertulis di kawasan Sarabit al-Khadim, yaitu suatu daerah yang terletak antara Fustat dan Adhruh, (bahagian timur Qulzum sekarang).
Inskripsi Sarabit al-Khadim ini oleh kalangan ahli, disimpulkan sebagai inskripsi tertua yang menggunakan sistem alphabeth (abjad). Diperkirakan bahwa inskripsi ini telah ditulis sekitar tahun 1850 sM.(Shiddiqi,1983) oleh orang-orang Sinai yang bekerja di tambang-tambang batu permata pyrus.
Penemuan inskripsi ini tentunya adalah acuan akhir yang menolak asumsi yang selama ini telah dikemukakan oleh para ahli bahwa orang-orang Phoenicialah yang pertama kali mentransfer Hierogliph menjadi tulisan alphebetis. Inskripsi Sarabit al-Khadim ternyata lebih tua beberapa abad dibanding dengan inskripsi Ahiram Yubail yang ditemukan oleh Monte di daerah Gebal purba (Byblos) yang merupakan bukti tertulis pemakaian pertama sistem alphabet oleh orang-orang Phoenicia. Dengan penemuan baru ini para ahli akhirnya dapat meyakini dengan tepat "jembatan" yang menghubungkan antara Hierogliph Mesir dengan alphabet Phoenicia. Karena selama ini mereka diragukan oleh perbedaan yang terlalu besar antara bentuk tulisan Mesir itu dengan bentuk tulisan yang digunakan oleh orang-orang Phoenicia, sehingga sangat sulit memastikan bahwa orang-orang Phoenicia yang pertama kali menggubah huruf-huruf Mesir ke dalam sistem alphabet.
Kenyataan bahwa Sinai yang pertama kali menggunakan alphabet dalam sistem penulisan mereka diperkuat pula oleh letak geografis daerah ini, yang ternyata lebih dekat dengan Mesir serta bentuk tulisan yang tidak terlalu menyolok perbedaannya.
Wilayah Perkembangan Sistem Alphabet
Sistem alphabet Sinai pada waktu kemudian berkembang ke beberapa wilayah, diantaranya ke Phoenicia. Oleh orang-orang Phoenicia, sistem penulisan Sinai ini dikembangkan sedemikian rupa. Beberapa karakter huruf disempurnakan serta disusun atas dasar dasar bunyi yang dilambangkan. Karena itu asumsi bahwa orang-orang Phoenicia yang pertama menggunakan sistem alphabet dianggap beralasan sebelum ditemukannya bukti tertulis di wilayah Sinai (inskripsi Sarabit al-Khadim seperti telah dikemukakan terdahulu. Namun, peranan orang-orang Phoenicia dalam menjembatani pengembangan alphabet ke beberapa kawasan Eropa memang sukar untuk dibantah.
1. Jazirah Arab Utara, Asia Kecil dan Eropa
Dalam perkembangannya ke utara, alphabet Sinai memperoleh kemajuan yang sangat pesat. Alphabet ini akhirnya, selian melahirkan alphabet Phoenicia, juga telah menurunkan tulisan Ibrani dan Aramia. Dari ketiga rumpun tulisan yang biasa disebut dengan Tulisan Semit Utara ini berkembang secara lebih luas lagi dan melahirkan tulisan-tulisan besar yang digunakan hingga saat ini.
Tulisan Phoenicia dibawa ke Yunani oleh Cadmus, dan dari sini berkembang menjadi tulisan Etroska yang merupakan cikal bakal pertumbuhan tulisan Romawi Barat yang dipakai di bahagian terbesar Eropa pada saat itu. Pengembangan lain dari tulisan Yunani telah pula dilakukan oleh salah seorang uskup Konstantinopel, Cyrillius dan Methodus. Tulisan ini mendapatkan perkembangan seiring dengan perkembangan agama Kristen di Slavia, Rusia, Ukeraina, Serbia, dan Bulgaria. Diketahui bahwa tulisan yang berkembang di Slavia ini tidak semata-mata berasal dari Yunani, akan tetapi juga memasukkan unsur-unsur tulisan Ibrani. Hal ini disebabkan oleh adanya bunyi-bunyi Slavia yang tidak terdapat dalam bahasa Yunani (Mario Pei,1971:81).
Dari rumpun Aramia (Aramaic) telah melahirkan tulisan Syryani, Nabthi, Tadmury (Palmyra) dan tulisan Pahlavi yang merupakan tulisan asli bangsa Persia. Di bahagian lain alphabet Sinai telah pula menurunkan tulisan Devanagari kuno di India. Kita telah mengetahui bahwa banyak sekali tulisan yang terdapat di kawasan Asia selatan dan tenggara berasal dari tulisan Devanagari ini, karena tulisan ini berkembang seiring dengan penyebaran agama Budha. Tulisan kuno di India. Kita telah mengetahui bahwa banyak sekali tulisan yang terdapat di kawasan Asia selatan dan tenggara berasal dari tulisan Devanagari ini, karena tulisan ini berkembang seiring dengan penyebaran agama Budha. Tulisan Siryani dan Nabthy dalam perjalanannya ke bahagian selatan jazirah Arab telah bergabung dengan karakter tulisan yang berasal dari jazirah selatan ini, terutama pada masa perluasan kerajaan Anbath ke hampir seluruh jazirah Arab pada abad pertama Masehi. Penggabungan inilah yang pada akhirnya menurunkan tulisan Arab kuno hingga menjadi tulisan Arab seperti yang berkembang saat ini.
2. Jazirah Arab Selatan
Perjalanan alphabet Sinai ke bahagian selatan jazirah Arab telah mengembangkan tulisan yang terdapat di kerajaan-kerajaan Arab Selatan, seperti kerajaan Saba`, Minaiyah dan lain-lain. Hanya saja tidak diperoleh keterangan yang pasti tentang tulisan yang digunakan oleh masyarakat di kerajaan Arab selatan ini pada waktu sebelumnya. Beberapa asumsi mengatakan bahwa tulisan yang digunakan masyarakat Arab pada waktu itu berasal dari tulisan Demotic (tulisan rakyat Mesir kuno). Setelah masuknya alphabet Sinai ke wilayah ini, barulah dikenal satu jenis tulisan yang telah menggunakan sistem alphabet, dan banyak persamaan bentuk dan karakter hurufnya dengan alphabet Sinai, sebagaimana dapat diperhatikan pada tabel terdahulu. Tulisan Arab selatan ini kemudian dikenal dengan Musnad.
Bila diperhatikan lebih jauh bentuk dan karakter lambang huruf Musnad, maka makin kuat dugaan bahwa karakter Sinai lebih banyak mewarnai pembentukan lambang huruf-hurufnya, dibanding dengan tulisan asli masyarakat Arab selatan yang dianggap sudah ada itu. Kenyataan itu agaknya juga memperkuat dugaan bahwa setidaknya Arab selatan mendapat pengaruh dari alphabet Sinai dalam waktu yang bersamaan dengan Phoenicia. Namun sementara ahli telah berkesimpulan lain, yaitu bahwa alphabet Arab selatan merupakan perkembangan dari alphabet Phoenicia yang dibawa ke wilayah ini melalui jalur perdagangan.
Perkembangan tulisan Musnad ke utara pada akhirnya bergabung dengan tulisan-tulisan Semit utara dan melahirkan tulisan Arab kuno (Hyry). Tulisan-tulisan Arab itu, setelah agama Islam lahir, ternyata memperoleh perhatian khusus bagi penganutnya. Karena itu, tulisan ini akhirnya makin berkembang dan meluas dengan pesat bahkan melampaui batas-batas wilayah yang menggunakan bahasa Arab. Bersama Al-Qur`an, tulisan Arab telah meluas ke berbagai bangsa dan bahasa, seperti Fula, Hausa dan Swahili di Afrika, Melayu, Sunda dan Jawa di Indonesia, bangsa Moro di Phillipina, Urdu dan Punjabi di India, Persia di Iran dan pelbagai bahasa Turki di Uni Sovyet (Mario Pei,1971:81).
Dari Uraian di atas dapat disimpulkan bahwa dari akar alphabet Sinai telah melahirkan dua bentuk tulisan besar yang digunakan secara luas hingga saat ini, yaitu tulisan Romawi --yang pada akhirnya dikenal dengan tulisan Latin--, dan tulisan Arab. Kedua bentuk tulisan ini, kendatipun sama-sama berasal dari rumpun yang sama, yaitu Sinai, tapi dalam perkembangannya terdapat perbedaan-perbedaan yang prinsipil pada karakter huruf dan cara penulisan. Dalam tulisan Romawi, lambang-lambang konsonan dan vokal memperoleh tempat yang sama pada penulisan, sementara pada tulisan Arab --seperti juga tulisan Ibrany dan Siryani (Semit utara)-- , lebih menonjolkan huruf (lambang) konsonan saja, sedangkan lambang vokalnya diserahkan sepenuhnya pada pengertian pembaca. Barulah pada perkembangan akhir (setelah Islam), lambang vokal dicantumkan pada penulisan, akan tetapi berupa tanda-tanda khusus yang ditempatkan di atas atau di bawah lambang konsonan. Perbedaan lainnya ialah bahwa tulisan Arab ditulis dari kanan ke kiri, sedangkan tulisan Romawi ditulis sebaliknya.
Baca selengkapnya

Kamis, 14 Juni 2012

Inilah Menyusun Peta Penampakan UFO di Indonesia

Sinar aneh berbentuk cerutu berwarna hijau dari dari jarak pandang sekitar 500 meter bergerak dari arah rimbunan pohon. Terbang perlahan seperti pesawat terbang. Kemudian melesat secepat kilat ke angkasa, arah Pondok Bambu, Jakarta Timur," kata Tomi Rochjayadi dalam laman Beta-ufo.org pada 20 Mei 2012.
Tomi melaporkan penampakan piring terbang atau Unidentified Flying Object (UFO) di langit Jakarta Timur pada 18 Mei 2012 pukul 20.40 WIB. Dia mengatakan saksi mata ada 2-3 orang.
BETA-UFO menampung laporan kesaksian orang-orang yang mengaku telah melihat UFO. Organisasi ini akan menindaklanjuti laporan dengan analisa dan investigasi.
Peta Penampakan UFO di Indonesia
Malam ini akan ada pertemuan yang mengungkap rahasia piring terbang di Indonesia. Komunitas BETA-UFO akan membagi laporan hasil penampakan UFO di Indonesia pada diskusi di kafe The Reading Room, Kemang, Jakarta.
Mereka juga akan membagi temuan Crop Circle yang populer awal tahun lalu. Dusun Kracakan, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta sempat gempar karena terdapat crop-circle di lahan hijaunya. Tanda ini dimaknai BETA-UFO sebagai jejak entitas dari planet lain.
Hasil temuan-temuan ini akan disusun BETA-UFO dalam Peta Penampakan UFO di Indonesia. Kordinat lokasi pada peta ini memuat juga tulisan laporan penampakan UFO.
Menurut Ranggi Ragatha selaku pengurus BETA UFO koordinator wilayah Indonesia Timur, komunitas ini merencanakan untuk menggelar Seminar UFO Nasional. Mereka juga akan menggagas pertemuan regional mengingat telah menjalin kontak dengan organisasi pengamat UFO di negara lain.
Setelah diskusi malam ini, BETA-UFO akan menggelar gathering komunitas dalam waktu dekat. Gelaran ini biasanya membahas laporan selama 6 bulan sekali untuk penyusunan database analisa. Hasil pertemuan disusun dalam format ebook yang dapat diakses online pada laman mereka. Komunitas ini menerbitkan ebook rata-rata setiap tahun.
Baca selengkapnya

Rabu, 06 Juni 2012

Inilah Sejarah Ponsel Blackberry

Sejarah Singkat Ponsel Blackberry Blackberry dikembangkan oleh sebuah perusahaan canada yang hingga saat inipun, tidak banyak orang yang mengetahui namanya. Sangat berbeda denga Nokia dan Motorola ataupun microsoft yang namanya dikenal luas, pembuat blackberry adalah perusahaan yang bernama Research in Motion.
Didirikan oleh seorang imigran yunani di kota waterloo, kanada. Pendiri Research in Motion, Mike Lazaridis dilahirkan di Turki, membangun sebuah pemutar rekaman dsi Lego pada umur 4 (empat) tahun, sebuah radio pada umur 5 (lima) tahun, dan berkuliah di Universitas Waterloo.
Dia memilihg drop out setelah memenangkan kontrak senilai 560 ribu US Dollar. Para pesimis mengasumsukan bahwa pesaing besar akan menenggelamkan produk blckberry dengan membanjiri pasar dengan produk yang serupa. Namun hingga saat ini, tidak ada satupun perusahaan seperti nokia, motorola atau bahkan microsoft yang sanggup membuat pesaing blackberry.
Sejarah Ponsel Blackberry
Keunggulan blackbery adalah mempunyai penampilan yang sangat bersabahat dan bisa selalu terhubung, jadi dimanapun anda, anda bisa selalu mengakses email. Sejak peluncurannya pada tahun 1999, blackberry telah meraup lebih dari 8 juta pelanggan di seluruh dunia.
Sejalan dengan peningkatan kemampuan layanan komunikasi seluler, blackberry pun ikut terangkat. Dan dengan makin turunnya biaya komunikasi, pada akhirnya BlackBery menjadi sebuah fenomena.
Awalnya, sejarah BlackBerry ingin dinamakan Pocket Link sebuah nama yang fungsional tapi membosankan, kemudian juga hampir dinamakan Strawberry, karena mirip dengan buah strawberry, tapi terkesan terlalu jinak. Sehingga dinamakan Blackberry, nama yang akrab tapi cerdas.
BlackBerry masuk ke pasar pertama kali dengan memfokuskan diri pada layanan e-mail gegas. Pada awalnya, perangkat BlackBerry hanya memiliki layar monokrom, tetapi sekarang semua modelnya sudah memiliki tampilan layar berwarna.
Saat ini, RIM juga menawarkan layanan email BlackBerry untuk perangkat-perangkat non-BlackBerry seperti Palm Treo dan Nokia E61, melalui peranti lunak BlackBerry Connect.
Mengapa banyak orang yang kepincut BlackBerry? Salah satunya adalah keunggulannya mengirim dan menerima surat elektronik: secepat mengirim dan menerima SMS.
BB pun menjadi gadget yang wajib dimilki oleh remaja-remaja yang inign diakui ke-eksist-annya. Setelah serial Gossip Girl secara fenomenal mempromosikan BB. Serial tentang kehiduppan anak-anak muda upper Class Manhattan, Ney York-USA itu melabeli Blackberry sebagai lambang status kelas atas.
Baca selengkapnya

Inilah Sejarah Alasan Memilih Bendera warna merah Putih

Pembahasan kali ini akan membahas sedikit mengenai asal usul pemilihan warna bendera kita, kenapa harus bendera dengan perpaduan warna merah dan putih. Tentu ada maksud dibalik pemilihan warna bendera merah putih tersebut. Tentunya anda pernah bertanya tentang hal ini, nah simak baik - baik bahasan berikut.
Mari kita kilas balik pada sejarah ketika kerajaan � kerajaan masih eksis di bumi Nusantara, kita mulai dari era kerajaan Majapahit. Dahulu bendera Merah Putih digunakan oleh kerajaan terbesar yang pernah menguasai wilayah Asia tenggara sebagai bendera Kerajaan yang sangat sakral, dan kerajaan tersebut adalah kerajaan Majapahit.
Bendera Merah Putih merupakan suar dan pemersatu Nusantara pada masa itu. Konon para prajurit kerajaan Majapahit diharuskan bersumpah setia sampai mati untuk melindungi dimana dan kapan pun bendera merah putih ini berada.
Bendera Merah Putih
Dan menurut kepercayaan orang Jawa , sumpah para Prajurit kekaisaran Majapahit ini terus berlangsung hingga saat ini. Bisa dikatakan walaupun para prajurit kerajaan Majapahit telah lama tiada tapi arwahnya (di dunia lain sana) tetap melindungi Sang Saka Merah Putih kita.
Kenapa arwah prajurit tersebut masih melindungi bendera merah putih, hal ini disebabkan pada kepercayaan orang Jawa kuno. Bahwa sumpah itu paling diharamkan untuk dilakukan, karena sumpah tersebut mengikat orang yang mengucapkan sumpah dan tidak akan hilang meskipun kita telah meninggal.
Jadi apabila kita mengibarkan atau pun mengenakan simbol bendera merah putih, kita akan selalu diikuti dan dijaga oleh para prajurit kerajaan majapahit tersebut ( hal ini menurut kepercayaan orang Jawa).
Dan jika anda tidak percaya�.cobalah perhatikan sekeliling anda�.Jika anda melihat ada pembangunan konstruksi baik rumah, gedung2 bertingkat maupun jembatan anda pasti melihat para pekerja konstruksinya alias kuli, selalu memasang bendera merah putih di tiang bambu (klo komplet biasanya disertai dengan buah kelapa dan gabah diikatkan dibawah bendera). Ini dimaksudkan agar tidak terjadi malapetaka pada saat proses pembangun konstruksi tersebut (karena dilindungi oleh para prajurit majapahit). Makanya jangan heran kalau kecelakaan kerja sangat minim, padahal safety prosedur para kuli biasanya memprihatinkan.
Sebagai contoh nyata di sekitar anda, cobalah lihat kebiasaan (habit) masyarakat Jawa, saat mereka merayakan ulang tahun (biasanya pada bayi). Yang ulang Tahun biasanya selalu dibuatkan bubur merah putih dan biasanya disuruh makan bubur tersebut (dengan harapan agar selama tahun itu dilindungi oleh para prajurit tersebut).
Contoh lainnya lagi anda bisa melihat para nelayan-nelayan Jawa di pesisir pantai utara maupun di pesisir pantai selatan. Mereka tidak akan berani melaut jika bendera merah putihnya nggak terpasang, karena mereka mempercayai perlindungan yang diberikan oleh para arwah prajurit majapahit tersebut.
Satu informasi lagi yang dapat anda temukan jika anda membaca buku �Bagaimana melihat aura�, dalam buku tersebut menyebutkan bahwa warna merah putih merupakan warna aura yang terbaik, dimana perbandingan warna merah dan putihnya seimbang. Jika kedua warna tersebut seimbang, maka orang tersebut dapat menghasilkan energi yang besar. Hal ini sama juga dengan filosofi Cina yakni Yin dan Yang, dimana hitam dan putih dapat saling bersinergi, apabila kedua warna tersebut seimbang.
Dari sejarah dan pertimbangan diatas mungkin yang mendasari kerajaan Majapahit maupun pendiri bangsa kita untuk memilih bendera merah putih sebagai bendera yang mereka percayai mempunyai makna dan filosofi mendalam.
Dapatkan juga informasi mengenai Bendera Merah Putih melalui Sejarah Bendera Indonesia Merah Putih, pada tulisan tersebut dipaparkan sejarah digunakannya bendera merah putih dari pandangan sejarah hingga penggunaannya dalam berbagai peristiwa sejarah di Indonesia.
Selain itu ada juga, Sejarah Bendera Merah Putih dalam tulisan tersebut dijelaskan alasan pemilihan bendera merah putih dari runut sejarah dimulai dari pendapat Prapanca, Bendera Merah Putih di Abad XX, hingga bendera merah putih di bumi Indonesia Merdeka.
Baca selengkapnya

Inilah Sejarah Tentang Kalender Masehi

Perhitungan kalender Masehi berdasarkan pada rotasi bumi (perputaran bumi pada porosnya) dan revolusi bumi (peredaran bumi mengelilingi matahari). Menurut sistem Yustisian 1 tahun = 365,25 hari dan hitungan kesatu (tahun pertama masehi) dimulai pada kelahiran Yesus menurut keyakinan kaum Nasrani. Dasar perhitungan menurut sistem Yustisian tersebut adalah : pertama, rotasi bumi disebut satu hari = 24 jam dan kedua revolusi bumi disebut satu tahun = 365,25 hari.
Berdasarkan perhitungan tersebut, Kaisar Romawi pada tahun 47 SM menetapkan kalender dengan ketentuan :
Sejarah Tentang Kalender Masehi
Satu tahun berumur 365 hari dengan kelebihan 6 jam setiap tahun
Setiap tahun yang keempat atau angkanya habis dibagi 4 maka umurnya menjadi 366 hari disebut tahun kabisat (tahun panjang), sedangkan tahun biasa (non kabisat atau tahun pendek) berumur 365 hari. Cara menetapkannya ialah apabila tahun tersebut habis dibagi 4 berarti tahun kabisat. Misalnya tahun 1995 : 4 = 498,7 bukan tahun kabisat sedangkan tahun 1996 : 4 = 499 adalah tahun kabisat.
Perkembangan selanjutnya pada abad ke-16 terjadi pergeseran dari biasanya yaitu musim semi yang biasanya jatuh pada tanggal 21 Maret telah maju jauh, maka dilakukan suatu koreksi. Apabila sebelum perhitungan satu tahun adalah 365,25 hari maka sejak saat itu satu tahun menjadi 365,2425 hari. Itu berdasar pada perhitungan bahwa revolusi bumi bukan 365 hari lebih 6 jam tetapi tepatnya 365 hari 5 jam 56 menit atau 365 hari lebih 6 jam kurang 4 menit.
Oleh sebab itu pada tanggal 21 Maret 1582 terjadi pergeseran sehingga awal musim semi jatuhnya lebih maju di Eropa. Untuk koreksi akibat adanya pembulatan 4 menit selama 15 abad tersebut maka Paus Gregorius XIII menetapkan sebagai berikut :
Setiap tahun tang habis dibagi 100 meskipun habis dibagi 4 yang menurut ketentuan sebelumnya adalah tahun kabisat tidak lagi menjadi tahun kabisat. Hal itu karena pembulatan satu hari untuk tahun kabisat setiap 4 tahun tersebut mendahului beberapa menit dari sebenarnya, maka diadakan pembulatan lagi pada setiap 100 tahun.
Setiap 400 tahun sekali diadakan pembulatan satu hari, jadi meski habis dibagi 100 maka tetap menjadi tahun kabisat. Dasar perhitungannya adalah dengan kelebihan 4 menit setahun maka 400 tahun menjadi 1600 menit = 26 jam 40 menit.
Untuk menghilangkan kelebihan dari pembulatan yang telah terjadi sebelumnya maka dilakukan pemotongan hari, yaitu sesudah tanggal 4 Oktober 1582, hari berikutnya langsung menjadi tanggal 15 Oktober 1582. jadi tanggal 5 � 14 Oktober 1582 (selama 10 hari) tidak pernah ada dalam penanggalan Masehi.
Dengan dasar perhitungan koreksi tersebut maka sejak tahun 1600 sampai 2000 terjadi koreksi 3 kali yaitu tahun 1700, 1800 dan 1900. Hal ini adalah karena sesuai ketentuan sebelum tahun 1582 setiap tahun habis dibagi 4 adalah tahun kabisat. Namun sejak tahun 1582 berlaku ketentuan baru bahwa setiap tahun yang habis dibagi 100 tidak menjadi tahun kabisat kecuali untuk tahun yang habis dibagi 400. Dengan demikian tahun 1600 dan 2000 tetap tahun kabisat karena habis dibagi 400. tahun yang habis dibagi 4 yang tidak menjadi tahun kabisat untuk masa setelah tahun 2000 adalah tahun 2010, 2200, 2300 sedangkan tahun 2400 tetap tahun kabisat karena habis dibagi 400.

Kesimpulan yang bisa didapat pada perjalanan tahun Masehi dari tahun 1 � 2000 adalah :

    tahun 1 � 1582 semua tahun yang habis dibagi 4 adalah tahun kabisat
    tanggal 5 � 15 Oktober 1582 tidak pernah ada dalam kalender penanggalan
    tahun 1700, 1800, 1900 bukan merupakan tahun kabisat (3 tahun terjadi koreksi 3 hari)

Siklus tahun Masehi adalah 4 tahunan untuk siklus kecil (4 X 365) + 1 = 1461 hari sedangkan siklus besarnya setiap 400 tahun (100 X 1461) � 3 = 146097. Bulan Februari pada tahun biasa (bukan kabisat) berumur 28 hari sedang pada bulan tahun kabisat berumur 29 hari. Bulan yang berumur 31 hari adalah bulan Januari, Maret, Mei, Juli, Agustus, Oktober dan Desember. Bulan yang berumur 30 hari ialah bulan April, Juni, September dan Nopember.
Baca selengkapnya

Senin, 21 Mei 2012

Inilah Sejarah Uang di Indonesia

Inilah Sejarah Uang di Indonesia

Sejarah uang di Indonesia ingin saya mulai pada awal Oktober tahun 1945 Setelah Indonesia memplokamirkan kemerdekaannya, Indonesia masih belum mempunyai mata uang sendiri. Saat itu mata uang yang digunakan adalah mata uang Hindia Belanda, Jepang dan De Javashe Bank. Namun pada sejarah uang di Indonesia mengalami hiper inflasi yang menyebabkan nilai tukarnya menurun sangat drastis. Yang paling rendah adalah mata uang jepang karena persedarannya saat itu paling banyak.
uang kuno
Sejarah uang di Indonesia mencatat saat itu para petani yang paling banyak mengalami penderitaan akibat hiper inflasi ini karena petani yang menyimpan paling banyak mata uang jepang. Lalu pemberlakuan mata uang NICA yang digembongi oleh Panglima AFNEI Let Jen Sir Montagu semakin memperparah keadaan hiper inflasi saat itu. Padahal penyelesaian politik yang belum rampung telah menjadi batas kesepakatan kedua belah pihak (RI dengan NICA) untuk tidak mengeluarkan mata uang baru.
Pemerintah RI melakukan protes keras kepada keputusan NICA tersebut, namun ternyata tidak ditanggapi oleh NICA. Karena hal itu selanjutnya pemerintah RI melarang seluruh rakyat Indonesia untuk tidak menggunakan mata uang NICA sebagai alat tukar atau alat jual beli. Langkah keras ini diambil agar peredaran mata uang NICA tidak keluar kendali, mengingat perbaikan ekonomi Indonesia masih sulit.

uang indonesia
Sejarah uang Indonesia mencatat mata uang pertama yang diterbitkan pemerinyah adalah ORI (Oeang Repiblik Indonesia) yang dikeluarkan pemerintah untuk mencegak perkembangan mata uang NICA pada tanggal 26 Oktober 1946. Dan sejak saat itu ketiga mata uang yang dulu ada dinyatakan sudah tidak berlaku lagi, sehingga sejarah uang hanya ada 2 mata uang saat itu. Ternyata setelah kebijakan itu didukung oleh rakyat.
Sejarah Terbentuknya Bank Indonesia
Berawal dari nama De Javasche Bank yang dibentuk oleh Belanda, setelah pendudukan jepang otomatis DJB ditutup untuk sementara yang kemudian lahirlah masa revolusi yang melahirkan dualisme kekuasaan yaitu RI dan NICA. Lalu setelah melewati beberapa perjuangan, seiring berdaulatnya RI sebagai bangsa sendiri maka pada tanggal 1 juli 1953 berubahlah DBJ menjadi Bank Indonesia sebagai bank yang mengatur seluruh proses perbankan di Indonesia.Bank Indonesialah yang kemudian memegang peranan dalam pembuatan uang negara, yang kemudian sampai pada hari ini ORI berubah nama menjadi Rupiah.
Baca selengkapnya

Selasa, 10 Mei 2011

Inilah Tokoh Sejarah Dunia Part II

Inilah Tokoh Sejarah Dunia Part II

Tokoh Sejarah Dunia Bagian Dua 

  Kumpulan Artikel Tentang Tokoh Sejarah Dunia Sepanjang Masa Sepanjang Jaman Bagian Kedua
Baca selengkapnya