Tampilkan postingan dengan label PAUD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PAUD. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 September 2015

Membentuk Moral Anak Melalui Dongeng Lengkap

Cerita Dongeng Indonesia adalah Portal Edukasi yang memuat artikel tentang Cara Membentuk Moral Anak Melalui Mendongeng Sebagai Cara Efektif Penyuluhan Dini, Cara dan Strategi Mendongeng, Dongeng Anak Indonesia
Cerita Dongeng Indonesia adalah Portal Edukasi yang memuat artikel tentang Cara Membentuk Moral Anak Melalui Mendongeng Sebagai Cara Efektif Penyuluhan Dini, Cara dan Strategi Mendongeng, Dongeng Anak Indonesia, Cerita Rakyat Legenda Masyarakat Indonesia, Dongeng Nusantara, Cerita Binatang, Fabel, Hikayat, Dongeng Asal Usul, Kumpulan Kisah Nabi, Kumpulan Cerita Anak Indonesia, Cerita Lucu,Tips Belajar, Edukasi Anak Usia Dini, PAUD, dan Balita.

Era globalisasi sangat berdampak pada gaya hidup, cara berpikir, dan berperilaku manusia, khususnya anak-anak. Peran orang dewasa, baik orangtua, guru, dan semua individu sangat diperlukan dalam mempersiapkan anak-anak tumbuh menjadi pribadi baik dan berkembang utuh melalui komunikasi yang baik dan efektif . Salah satu media komunikasi yang efektif dalam membentuk moral anak adalah dengan mendongeng, sebagai bentuk penyuluhan dini seperti diucapkan oleh Bapak Sapto Waluyo Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Tata Kelola Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat pada kegiatan Pengembangan Kapasitas Tenaga Penyelenggara Penyuluhan Sosial.

Baca Cerita Dongeng Ini Selengkapnya :
Dongeng adalah Nasihat�, memiliki arti Dongeng sebagai cara memberikan nasihat kepada anak sehingga anak mau mendengarkan dan menurut apa yang dikatakan orangtua, guru, maupun teman. Mendongeng merupakan rangkaian tutur kata yang dijadikan sarana alat bantu komunikasi, dengan muatan nilai-nilai positif, dan pesan moral yang akan lekat terpatri dalam ingatan anak. Mendongeng termasuk aktivitas berkomunikasi yang mudah dan murah. Mendongeng pada anak bisa dilakukan kapan dan di mana saja, Dongeng membuat nyaman, tenang sekaligus senang untuk membantu anak dalam berimajinasi.

Dengan mendengarkan dongeng, anak tidak merasa dinasihati oleh orangtua maupun guru.Kegiatan mendongeng memiliki muatan atau esensi sebagai berikut: Mendongeng membuat anak lebih menghargai martabat bangsa, menghormati budaya dan tradisi sehingga dapat membentuk anak menjadi pribadi yang berwawasan nusantara.Mendongeng selain menjadi media penyuluhan dini dan media ajar, juga merupakan gelanggang pewarisan tradisi bercerita dan berkisah secara lisan di tengah arus globalisasi.

Terciptanya Keterampilan anak dalam berbahasa.Membentuk pola berfikir anak perihal gagasan-gagasan cerita, alur dan jalan cerita, konflik dan penyelesaian serta relevansinya. Mengasah kreativitas, daya pikir dan imajinasi anak melalui visualisasi cerita yang didengarkan sehingga anak dapat membayangkan seperti apa tokoh-tokoh maupun situasi yang muncul dari dongeng.Membangun motivasi dan keyakinan personal dalam berelasi antar sesama manusia serta relasi manusia dengan Sang Pencipta.Membantu perkembangan psikologis dan kecerdasan emosional anak.

Selain itu, mendongeng merupakan media yang efektif untuk menanamkan etika dan berbagai nilai seperti kejujuran, rendah hati, empati, kerja keras, serta kesetiakawanan sosial.Kegiatan mendongeng sebagai penyuluhan dini pada anak-anak sangatlah mudah dan menyenangkan. Namun sayangnya, tidak semua orang tua atau pendidik dapat melakukan kegiatan mendongeng. Hal ini dikarenakan pendidik merasa tidak bisa mendongeng. Ada beberapa teknik-teknik mendongeng yang efektif. Tidak perlu menjadi pendongeng yang profesional untuk dapat diterima oleh anak-anak, cukup mengetahui beberapa teknik mendongeng agar komunikasi dan kedekatan emosional dapat terbentuk. Antara lain:
  • Rangkaian kata dan efek suara kreatif, Lafal ucapan harus menarik, keras dan jelas. Intonasi suara mengikuti alur cerita, kapan harus bersuara keras atau lembut. Suara boleh dibuat berbeda-beda antar tokoh. Salah satu yang paling disukai anak-anak adalah menirukan suara.
  • Gerak tubuh dan mimik
    Gerak tangan, kaki atau anggota tubuh lain disesuikan dengan alur cerita. Ekspresi dan mimik wajah mempunyai peranan penting untuk dapat menampilkan dongeng yang menarik dan tidak membosankan. Ekspresi marah, bahagia, sedih atau bingung dapat ditunjukkan melalui mimik wajah. 
  • Pilih dongeng sesuai dengan usia Anak Pemilihan jenis cerita dongeng disesuaikan dengan usia anak agar mudah diterima dan dipahami anak. Jangan takut untuk berimprovisasi untuk membuat dongeng menjadi lebih menarik. Perlu diperhatikan dalam pengemasan dongeng dibuat secara singkat, padat dan tepat.
  • Gunakan alat peraga. Untuk dapat lebih membangun daya imajinasi anak, bisa menggunakan alat peraga, berupa boneka tangan, boneka, atau alat-alat lain yang ada dalam cerita dongeng. Perhatikan Konsentrasi anak Tingkat konsentrasi anak terbatas. Anak cenderung cepat bosan dengan cerita yang terlalu panjang dan alur cerita yang datar. 
  • Ciptakan partisipasi anak dan keaktifannya dengan memberi pertanyaan di sela-sela cerita, sehingga melatih anak untuk dapat menyimak informasi yang disampaikan dalam dongeng.Kegiatan mendongeng harus disesuaikan dengan kebutuhan psikologi perkembangan anak. Bila dongeng yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhan usia mereka, maka dongeng yang disampaikan akan sia-sia, bahkan dikhawatirkan akan menimbulkan reaksi yang negatif dari anak, misalnya apatis atau bahkan mencemooh isi cerita. Oleh karena itu, berikanlah dongeng yang tidak hanya mengandung unsur edukatif saja, tetapi juga dongeng yang bersifat inspiratif serta menghibur.
Berikut ini strategi mendongeng yang disesuaikan dengan perkembangan anak
  • Di dalam kandungan. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa mendongeng pada anak merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat. Ketika sang ibu memberikan cerita pada si anak dan mengusap perut, janin akan memberikan reaksi berupa tendangan. Meskipun bayi belum bisa memahami betul apa yang diceritakan, tapi dengan perubahan ekspresi dan intonasi dapat memancingnya untuk mengeksplorasi lebih lanjut dongeng yang diceritakan. Jadi ketika janin berfungsi indera pendengarannya dalam kandungan, sejak itu janin sudah dapat merasakan kasih sayang orangtuanya lewat pemberian dongeng. Sehingga anak merasakannya meski belum memahami.
  • Bayi usia 6 bulan hingga anak usia 2 tahun. Ketika anak berusia enam bulan, meskipun anak belum sepenuhnya mengerti tentang dongeng, namun anak dapat belajar memahaminya dari ekspresi sang ibu. Pada usia satu tahun, anak sudah dapat mengerti dan menangkap isi dari dongeng itu. Hingga pada usia dua tahun anak mulai menghapal dan mampu mengulanginya lagi. Walaupun anak usia dua tahun belum bisa berfantasi karena kemampuan bahasa masih terbatas.
  • Anak usia 2 tahun - 4 tahun. Anak usia 2 tahun sampai 4 tahun sedang berada dalam fase pembentukan. Banyak sekali konsep baru yang harus dipelajarai pada masa-masa ini. Anak sangat suka mempelajari manusia dan kehidupan. Itulah sebabnya anak senang meniru tingkah laku orang dewasa. Ia biasanya mengungkapkan dengan bermain peran.Pada usia ini anak sudah pandai berfantasi, yang mencapai puncaknya pada usia empat tahun. Para ahli percaya bahwa usia 2 tahun sampai 4 tahun adalah masa penuh fantasi dan serba mungkin (magic) sehingga masa ini cukup ideal bagi orangtua untuk menceritakan dongeng-dongeng yang agak panjang. Pada usia ini anak juga mulai mengagumi dan suka membayangkan dirinya sebagai tokoh tertentu didalam dongeng yang diceritakan. Dongeng yang diceritakan akan berbicara langsung dengan alam bawah sadar anak. 
  • Anak usia 4 tahun - 7 tahun. Ketika anak berada pada usia 4 tahun sampai 7 tahun, orangtua dapat memperkenalkan dongeng-dongeng yang lebih kompleks. Anak mulai menyukai cerita-cerita tentang terjadinya suatu benda dan bagaimana cara kerja sesuatu. Pada tahap inilah orangtua mendorong minat anak. Interaksi yang penuh kasih sayang selama mendongeng akan terjalin indah dan membekas begitu dalam di sanubarinya. Anak berada pada usia sekolah ini juga lebih menyukai cerita tentang masa kecil orangtuanya atau neneknya. Biasanya anak sangat menikmati cerita tentang momen-momen yang tidak terlupakan. Semua itu akan mendorong anak untuk mendapatkan perbandingan dan pelajaran jika anak sendiri mengalami hal yang serupa. Dari sinilah orangtua dapat membagi pengalaman dengan anak, menanamkan budi pekerti dan nilai-nilai luhur serta melatih berpikir rasional dan praktis dalam menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan. 
  • Anak usia 7 tahun - 12 tahun. Ketika anak berada pada usia 7 tahun sampai 12 tahun, lebih menyukai cerita-cerita tokoh heroik, penuh tantangan dan bahaya, cerita misterius, dan sifatnya lebih realistis. Pada usia ini, dapat diberikan dongeng tentang sejarah yang menampilkan jiwa patriotisme, sikap kepahlawanan yang di cerminkan oleh tokoh-tokoh heroik yang ada dalam cerita. Dunia anak adalah dunia yang penuh dengan imajinasi. Anak yang cerdas adalah anak paling kuat daya imajinasinya. 
Melalui metode mendongeng diberikan berbagai stimulus yang dapat merangsang anak untuk bisa bermain dengan kekuatan imajinasinya. Kegiatan mendongeng juga mampu merekatkan hubungan emosional orangtua dengan anak. Anak bisa tumbuh menjadi pribadi menyenangkan dan kemampuan interaksi bertambah. Mereka mudah beradaptasi dan mendapat teman baru. Efek mendongeng sangat memengaruhi perilaku anak dalam bertindak. Anak yang tumbuh dari suasana kerekatan baik dengan orangtua akan menentukan pola asuh anak ketika menjadi orangtua. Pola asuh orangtua yang baik membuat anak menjadi orangtua mewariskan pola asuh baik kepada anaknya kelak. Mari kita budayakan dongeng sebagai penyuluhan dini pada anak-anak yang bisa menjembatani kedekatan emosional orang tua dengan anak.
Cerita Dongeng Indonesia memuat dengan lengkap unsur-unsur dan kaidah baku dalam menyajikan cerita dan dongeng, meliputi unsur Intrinsik yaitu meliputi Tema, Amanat/Pesan Moral, Alur Cerita/Plot, Perwatakan/Penokohan, Latar/Setting, dan Sudut pandang. dan kadang disertai unsur Ekstrinsik Cerita. Sekarang kita tahu tentang Cara Membentuk Moral Anak Melalui Mendongeng Sebagai Cara Efektif Penyuluhan Dini, Teknik Mendongeng juga Cara dan Strategi Mendongeng, semoga bermanfaat.

Baca selengkapnya

Cara Agar Anak Gemar Menbaca Lengkap

Cerita Dongeng Indonesia adalah Portal Edukasi yang memuat artikel tentang Tips Mudah dan Cara Agar Anak Gemar Menbaca, Dongeng Anak Indonesia, Cerita Rakyat Legenda Masyarakat Indonesia
Cerita Dongeng Indonesia adalah Portal Edukasi yang memuat artikel tentang Tips Mudah dan Cara Agar Anak Gemar Menbaca, Dongeng Anak Indonesia, Cerita Rakyat Legenda Masyarakat Indonesia, Dongeng Nusantara, Cerita Binatang, Fabel, Hikayat, Dongeng Asal Usul, Kumpulan Kisah Nabi, Kumpulan Cerita Anak Indonesia, Cerita Lucu,Tips Belajar, Edukasi Anak Usia Dini, PAUD, dan Balita. 


Banyak cara agar Anak-anak kita belajar gemar/suka membaca sejak usia dini. Tentu kita sebagai orang tua harus memiliki banyak trik agar putra-putri kita merasa senang dan tidak merasa terbebani dengan metode pembelajaran tersebut. Berikut ini macam-macam cara agar anak suka membaca sejak dini, yaitu :

Baca Cerita Dongeng Ini Selengkapnya :
  • Buat Perpustakaan Pribadi
Sediakanlah fasilitas perpustakaan pribadi di rumah anda, meskipun anda tahu kalau buah hati anda belum bisa baca. Buatlah dekorasi perpustakaan pribadi tersebut semenarik mungkin. Namun jangan satukan mainan dengan perpustakaan pribadi tersebut. Karena anak-anak biasanya lebih suka bermain daripada membaca. Hal ini bisa memacu kecintaan anak pada buku.
  • Bacakan Dongeng
Membacakan dongeng sangat besar manfaatnya bagi buah hati anda. Pilihlah buku-buku dongeng yang bermutu dan pantas buat dikonsumsi anak-anak. Pilihlah cerita yang menarik dan memiliki gambar dan warna yang �catching�, sehingga anak-anak pun akan penasaran dengan gambaran peristiwa yang termuat di dalam sebuah dongeng. Mendongenglah dengan gaya dan expresi yang menarik pula. Dengan begitu, anak-anak pun akan tertarik untuk membaca buku.
  • Buat Poster Bergambar
Ajarkan buah hati anda membuat sebuah poster bergambar. Gambar bisa menyesuaikan dengan tokoh favorit buah hati anda. Bila buah hati anda nge-fans dengan Spongebob. Mintalah buah hati anda untuk menggambar Spongebob, dan meminta anak mendeskripsikan gambar tersebut. Misalnya�. �Spongebob sedang berenang.� Dan tempelkanlah poster tersebut di kamar tidur sang anak, supaya setiap hari mereka bisa melihat dan membacanya.
  • Ajarkan Cara Menulis
Menulis dan membaca sangat erat hubungannya. Ajaklah buah hati anda untuk belajar menulis dari buku-buku yang menarik. Misalnya, mewarnai huruf dan gambar, dan masih banyak contoh-contoh buku belajar menulis dengan cara yang menarik, yang banyak tersedia di toko-toko buku.
  • Pasang Poster Huruf-huruf
Hal ini mungkin masih berhubungan dengan �Mengajarkan Cara Menulis.� Sebelum anak bisa membaca, mereka harus mengenal huruf-huruf. Supaya mereka bisa membaca, mereka harus mengenal macam-macam huruf. Dan supaya mereka bisa mengenal macam-maca huruf, anda bisa memasangkan poster-poster yang berisikan huruf-huruf dengan bentuk yang menarik.
  • Nyanyi Lagu �AKU BISA BACA�
Supaya buah hati anda suka dengan kegiatan membaca, anda bisa mengajarkan lagu AKU BISA BACA kepada buah hati anda. Selain bermanfaat untuk mengajarkan anak cara membaca, lagu ini juga bisa meningkatkan kecintaan anak pada kegiatan membaca.
  • Berikan Hadiah Sebuah Buku
Tanamkan di dalam hati anak bahwa buku adalah sesuatu benda yang sangat berharga dan besar nilainya. Agar anak bisa lebih mencintai dan menghargai sebuah buku, anda bisa menjadikan buku sebagai hadiah di hari-hari special. Misalnya, sebagai kado ulang tahun, hadiah karena anak mendapat nilai raport yang bagus, dan lain-lain. Dan jangan lupa membungkus kado tersebut dengan hiasan-hiasan yang menarik.
  • Ikutkan anak menjadi anggota perpustakaan
Hal ini sangat bermanfaat bagi buah hati anda, supaya buah hati anda bisa mengenal bermaca-macam buku dengan biaya yang lebih murah. Dengan mengenal berbagai macam buku, anda pun tahu buku macam apa yang digemari buah hati anda. Dan kalau kita mengenal buku seperti apa yang digemari buah hati kita, maka kita pun akan tahu buku apa yang bisa kita belikan buat buah hati kita.
  • Berikan Uang Jajan Buku
Pelitlah dalam memberi uang jajan kepada buah hati kita, bila hanya untuk jajan benda-benda yang tidak terlalu penting. Namun jangan pelit untuk memberikan uang jajan kepada buah hati kita bila bertujuan untuk membeli buku.
  • Buat Jadwa Membaca
Supaya buah hati kita memiliki sebuah kebiasaan dalam membaca buku, buatlah sebuah jadwal membaca buku buat buah hati anda. Misalnya, setiap jam 7 malam, buah hati kita harus membaca buku minimal 30 menit, atau dalam satu hari buah hati kita diminta untuk membaca minimal dua halaman buku.
  • Ajak Pergi ke Toko Buku
Luangkan waktu berbelanja anda untuk sekedar berkunjung ke toko buku, meskipun anda tidak akan membeli buku. Hal ini sangat berguna agar buah hati kita semakin mencintai toko buku, dan terbiasa mengunjungi toko buku.
  • Mengerti buku yang sesuai dengan usia mereka.
Jangan segan bertanya kepada petugas perpustakaan atau toko buku, untuk menanyakan buku apa yang cocok dengan usia buah hati anda. Hal ini sangat bermanfaat agar buku yang kita beli hanya menjadi alas duduk atau alas tidur buah hati kita. Tidak mungkin seorang anak balita kita belikan sebuah novel yang gambarnya jarang-jarang dan kurang menarik kan?
  • Ajarkan Anak Untuk Membaca Sambil Bersuara
Tips ini hanya untuk anak sudah bisa membaca. Bila buah hati kita sudah bisa membaca, mintalah dia untuk membaca buku dengan bersuara.Tips ini juga sangat bermanfaat agar buah hati kita bisa mengerti isi buku yang dia baca. Hal ini juga akan sangat bermanfaat agar kita tahu sejauh mana kemapuan membaca buah hati kita. Kalau ada kesalahan-kesalahan pada saat mereka membaca, kita pun bisa cepat mengajarkannya cara membaca yang benar.
  • Menjadi Teladan Membaca
Sebelum anda mengajarkan buah hati anda, tanyakanlah pada diri anda sendiri, �Sudahkah saya gemar membaca buku?�
Cerita Dongeng Indonesia memuat dengan lengkap unsur-unsur dan kaidah baku dalam menyajikan cerita dan dongeng, meliputi unsur Intrinsik yaitu meliputi Tema, Amanat/Pesan Moral, Alur Cerita/Plot, Perwatakan/Penokohan, Latar/Setting, dan Sudut pandang. dan kadang disertai unsur Ekstrinsik Cerita. Sekarang kita tahu bagaimana Tips/Trik dan cara mudah agar anak kita gemar membaca. Mulailah dari usia dini agar anak kita menjadi anak yang gemar membaca dan pintar.


Baca selengkapnya

Manfaat Dongeng Bagi Anak Lengkap

Cerita Dongeng Indonesia adalah Portal Edukasi yang memuat artikel tentang Manfaat Dongeng Bagi Pertubuhan dan Perkembangan Anak, Dongeng Anak Indonesia, Cerita Rakyat Legenda Masyarakat Indonesia, Dongeng Nusantara, Cerita Binatang, Fabel, Hikayat, Dongeng Asal Usul, Kumpulan Kisah Nabi, Kumpulan Cerita Anak Indonesia, Cerita Lucu,Tips Belajar, Edukasi Anak Usia Dini, PAUD, dan Balita.
Cerita Dongeng Indonesia adalah Portal Edukasi yang memuat artikel tentang Manfaat Dongeng Bagi Pertubuhan dan Perkembangan Anak, Dongeng Anak Indonesia, Cerita Rakyat Legenda Masyarakat Indonesia, Dongeng Nusantara, Cerita Binatang, Fabel, Hikayat, Dongeng Asal Usul, Kumpulan Kisah Nabi, Kumpulan Cerita Anak Indonesia, Cerita Lucu,Tips Belajar, Edukasi Anak Usia Dini, PAUD, dan Balita.

Penting untuk diketahui oleh setiap orang tua yang mencintai anaknya adalah betapa aktivitas membacakan dongeng kepada anak banyak sekali manfaatnya bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Diantaranya adalah memberikan teladan, motivasi positif kepada anak, mengajarkan anak untuk berkomunikasi, dan meningkatkan kecerdasan anak. Dengan membacakan dongeng sebelum tidur orang tua dapat memberikan contoh sikap-sikap perbuatan terpuji dan menghindari sikap atau perbuatan yang buruk dari cerita yang dibacakan.

Baca Cerita Dongeng Ini Selengkapnya :
Mendongeng adalah cara paling efektif untuk menanamkan gagasan atau pemikiran, nilai moral, budi pekerti serta konsep sebab akibat terutama pada anak. Pada saat orang tua membacakan atau menceritakan sebuah dongeng, biasanya sang anak berimajinasi sebagai tokoh dalam dongeng yang dituturkan atau diceritakan oleh orang tuanya tersebut. Nah, inilah kesempatan bagi orang tua untuk memberikan motivasi kepada sang anak tercinta melalui sebuah dongeng. Sedangkan untuk anak yang belum dapat berkomunikasi, orang tua dapat merangsang kemampuan berkomunikasi verbal sang anak dengan cara membacakan dongeng atau cerita yang mudah dimengerti oleh sang anak. Salah satu cara untuk meningkatkan kecerdasan anak ialah dengan mendongeng. Anak yang cerdas adalah anak yang mendapat stimulasi tepat sesuai dengan usianya, terutama pada usia keemasan atau golden age (usia 0-5 tahun). Usia keemasan anak ialah masa keemasan pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga pada masa ini anak membutuhkan pendampingan dari sosok yang dapat terus memantau pertumbuhan dan perkembangannya. Serta membutuhkan orang tua yang mampu memberikan stimulasi optimal dengan penuh kasih sayang. Dan salah satu bentuk stimulasi untuk mencerdaskan anak ialah dengan cara mendongeng.

Banyak penelitian yang sudah dibuktikan bahwa aktivitas mendongeng pada anak memang banyak sekali manfaatnya. Jangankan sejak kecil atau bayi, bahkan pada saat sang anak masih dalam kandungan pun mendongeng sudah bisa dilakukan. Jadi kalau ada pertanyaam mulai kapan anak atau bayi bisa didongengi? Jawabannya adalah sejak indra pendengaran bayi mulai berfungsi di dalam kandungan.

Ibarat sebuah gelombang radio, dengan bercerita kepada anak berarti orang tua mengirim sinyal pada buah hatinya. Yang harus ditekankan di sini adalah bahwa dongeng bisa mengembangkan kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, dan ketahanan mental pada anak. Berikut ini diuraikan tentang manfaat yang bisa diperoleh dari aktivitas mendongeng untuk mengaktifkan simpul-simpul syaraf pada anak, diantaranya :
  • Mengaktifkan simpul-simpul syaraf : Banyak penelitian membuktikan, cerita-cerita yang didengar anak sejak bayi dapat mengaktifkan simpul-simpul syaraf di otaknya (myelin). Cara kerjanya sederhana. Seperti halnya senam otak, banyaknya informasi yang didapat anak dapat membuat otak si anak menjadi lebih aktif. Ini pun berimbas pada perkembangan Intelegen Quetion (IQ) pada sang anak.
  • Merangsang indra : Dongeng yang disampaikan dapat memberikan rangsangan pada indra sang bayi/anak, terutama indra pendengaran dan penglihatan. Sebagaimana telah dikemukakan bahwa 5 tahun pertama dalam kehidupan anak merupakan masa emas atau masa sedang giat-giatnya anak menyerap berbagai yang didengar dan dilihat. Jadi, walaupun belum dapat memberikan respon yang berarti, semua cerita yang diceritakan oleh orang tua akan ditangkap oleh indra pendengaran dan penglihatannya untuk kemudian direkam dalam memorinya. Kedua indra tersebut juga terlatih menangkap sedemikian banyak informasi.
  • Perkembangan lebih cepat : Banyaknya informasi yang didapat oleh bayi atay anak bisa mengoptimalkan pertumbuhannya. Berangkat dari sini, jangan heran apabil bayi yang lebih sering didongengi menjadi lebih cepat tengkurap, merangkan dan sebagainya. Itu semua akibat perkembangan otaknya lebih optimal karena banyaknya rangsangan yang diterimanya. Perkembangan kemampuan ini tidak berhenti sampai di usia bayi saja. Setelah anak tumbuh lebih besar pun banyak manfaat yang masih terasa apabila dongeng sering diperdengarkan pada bayi. Paling tidak, karena perkembangan otaknya optimal, stimulus apa pun yang diajarkan padanya akan ditangkap lebih cepat.
  • Lebih peka : Selain perkembangan kemampuan fisik dan intelektual, bayi-bayi yang sering mendengarkan orang tuannya bercerita diyakini akan tumbuh menjadi anak yang lebih peka. Seiring dengan pertambahan usianya, kepekaan ini akan mendukung sederet sikap positif lainnya, seperti rasa ingin tahu, percaya diri, sikap kritis, kamauan eksploratif, dan sebagainya. Dengan kata lain kecerdasan emosional, spiritual, dan ketahanan mentalnya kian terasah. Memang, tidak semua manfaat positif langsung terasa pada nakan sejak bayi karena ada sifat-sifat yang mungkin baru terlihat setelah si anak tumbuh besar.
Cerita Dongeng Indonesia memuat dengan lengkap unsur-unsur dan kaidah baku dalam menyajikan cerita dan dongeng, meliputi unsur Intrinsik yaitu meliputi Tema, Amanat/Pesan Moral, Alur Cerita/Plot, Perwatakan/Penokohan, Latar/Setting, dan Sudut pandang. dan kadang disertai unsur Ekstrinsik Cerita. Nah, sekarang kita sebgai orang tua sudah tahu betapa pentingnya Dongeng bagi anak-anak. Dari banyaknya Manfaat Dongeng Bagi Anak tersebut, mari kita mulai menyukai dongeng sebagai media mendidik anak kita.

Baca selengkapnya

Jumat, 04 September 2015

SDIT Uswatun Hasanah Kota Banjar Jawa Barat Lengkap

SDIT Uswatun Hasanah Kota Banjar adalah Sekolah Dasar Islam Terpadu yang sudah terakreditasi dan banyak menorehkan banyak prestasi dari siswa siswinya.
SDIT Uswatun Hasanah Kota Banjar adalah Sekolah Dasar Islam Terpadu yang sudah terakreditasi dan banyak menorehkan banyak prestasi dari siswa siswinya. Sebagai orang tua, kita tentu tidak akan ragu memasukan anak kita untuk belajar disana. Terlebih jika sudah mengetahui prestasi yang telah dihasilkan oleh SDIT ini. Baik prestasi Tingkat Daerah, Nasional maupun Internasional sudah pernah dihasilkan dari anak didik di Sekolah Dasar Islam Terpadu yang berlokasi tidak jauh dari Pusat Kota Banjar ini. Walaupun berlokasi dekat dengan pusat kota, namun suasana di SDIT ini sangat terlindung dari kebisingan. tepat berhimpitan dengan bekas Bioskop Kota banjar yang saat ini sedang dalam renovasi.

Alamat SDIT Uswatun Hasanah Kota Banjar Jawa Barat, Kota Banjar, Kecamatan Pataruman, Desa Hegarsari, Jln. Pegadean No. 91 memang sangat strategis dan representatif sebagi tempat pendidikan bagi putra putri anda yang ingin berp[restasi. Didukung oleh para pengajar yang sudah berpengalaman dan ramah, tentu akan memberikan suasana dan iklim belajar yang menyenangkan. Selain SDIT, disini juga ada Pendidikan setingkat TK yaitu TKIT Uswatun Hasanah Kota Banjar - Jawa Barat.

VISI dan Misi SDIT dan TKIT Uswatun Hasanah Kota Banjar
  • VISI : 
  1.  Membentuk dan meluluskan siswa-siswi yang Qurani dan berprestasi Akademik optimal
  • MISI
  1. Meningkatkan efektifitas pengelolaan sekolah Islam terpadu sehingga terwujud sekolah yang berkualitas dan suasana belajar yang menyenangkan.
  2. Melaksanakan pemberdayaan tenaga kependidikan.
  3. Melaksanakan pengembangan kurikulum sekolah Islam Terpadu.
  4. Menjalin kemitraan strategis membangun pendidikan Islam yang Professional.
  5. Membiasakan membaca Alquran.
  6. Membiasakan berperilaku akhlak mulia di sekolah dan rumah.
  7. Membiasakan berbahasa Arab dan Inggris sederhana.
  8. Melaksanakan pembelajaran berbasis ICT
Berikut ini kami sampaikan sebagian kecil catatan prestasi yang telah diraih oleh anak didik  SDIT Uswatun Hasanah Kota Banjar Jawa Barat.

CATATAN PRESTASI SDIT Uswatun Hasanah Kota Banjar :
  • PRESTASI SISWA TA 2009/2010
No. Jenis Prestasi Tingkat Tahun Peringkat
1  Hafalan Al Qur�an  Kec. Pataruman  2009  Juara I
2  Hafalan Al Qur�an  Kota Banjar  2009  Juara I
3  Fashion Show  Kota Banjar  2009  Juara III
4  Coret Bebas  Kota Banjar  2009  Juara II
5  Hafalan Al Qur�an  Kec. Pataruman  2010  Juara I
6  Hafalan Al Qur�an  Kota Banjar  2010  Juara I
7  Peragaan Sholat Berjamaah  Kec. Pataruman  2010  Juara III
8  Lomba Nasyid  Kec. Pataruman  2010  Harapan I
  • PRESTASI SISWA TA 2010/2011
No. Jenis Prestasi Tingkat Tahun Peringkat
1  Pengetahuan Sejarah Perjuangan Bangsa (Pi)  Kec. Pataruman  2010  Juara I
2  Masak Rimba (Pa)( LT II PRAMUKA )  Kec. Pataruman  2010  Juara I
3  Peta Pita(Pa)( LT II PRAMUKA )  Kec. Pataruman  2010  Juara I
4  Peta Lapangan (Pa)(LT II PRAMUKA)  Kec. Pataruman  2010  Juara III
5  Renang Tingkat SD  Kec. Pataruman  2010  Juara II
6  Tahfidz (Pa) Tingkat SD  Kec. Pataruman  2010  Juara I
7  Tahfidz (Pa) Tingk SD  Kec. Pataruman  2010  Juara III
8  Tahfidz (Pa) Tingk SD  Kec. Pataruman  2010  Juara I
9  Tahfidz (Pa) Tingk SD  Kota Banjar  2010  Juara I
10  Karate  Provinsi Jawa Tengah  2010  Juara III
11  Kaligrafi (Pi)  Kec. Pataruman  2010  Juara III
12  Pildacil (Pi)  Kec. Pataruman  2010  Harapan I
13  Melukis Dekoratif  Kota Banjar  2010  Harapan II
14  Renang  Priangan Timur  2010  Juara I
15  Hifdzil Qur�an  Kota Banjar  2010  Juara I
16  Membaca Sajak (Pa)  Kec. Pataruman  2010  Juara I
17  Renang (Pi)  Kec. Pataruman  2010  Juara II
18  Karate (Pi  Kec. Pataruman  2010  Juara I
19  Karate (Pi)  Kec. Pataruman  2010  Juara II
  • PRESTASI SISWA TA 2011/2012
No. Jenis Prestasi Tingkat Tahun Peringkat
1  Olimpiade Matematika  Kec. Pataruman  2011  Juara I
2  Olimpiade Matematika  Kota Banjar  2011  Juara II
3  Renang Gaya Dada 50m  Priangan Timur  2011  Medali Emas
4  Renang Gaya Dada 100m  Priangan Timur  2011  Medali Emas
5  Renang Gaya Bebas 50m  Priangan Timur  2011  Medali Emas
6  Renang Gaya Bebas 100m  Priangan Timur  2011  Medali Emas
7  Renang Gaya Punggung 50m  Priangan Timur  2011  Medali Emas
8  Karate Club BKC  Provinsi Jawa Barat  2011  Juara III
9  Musabaqoh Tilawah Qur�an  Kec. Pataruman  2012  Juara I
10  Hifdzil Qur�an (Pa)  Kec. Pataruman  2012  Juara II
11  Hifdzil Qur�an (Pi)  Kec. Pataruman  2012  Juara II
12  Gerakan dan Bacaan Sholat  Kec. Pataruman  2012  Juara III
13  Lomba Cerdas Cermat SMPN I  Kota Banjar  2012  Harapan I
14  Lomba Cerdas Cermat Daarul Huda  Kota Banjar  2012  Juara III
15  Pidato Bhs. Sunda Daarul Huda Competition  Kota Banjar  2012  Juara III
16  Hifdzil Qur�an (Pa)  Kota Banjar  2012  Juara III
18  Hifdzil Qur�an (Pi)  Kota Banjar  2012  Juara III
19  Calistung Tk Kls 2  Kec. Pataruman  2012  Juara III
20  Calistung Tk Kls 2  Kota Banjar  2012  Juara I
21  Maca Sajak (Pi)  Kec. Pataruman  2010  Juara I
22  Maca Sajak (Pa)  Kec. Pataruman  2012  Juara II
23  Tenis Lapangan  Kec. Pataruman  2012  Juara I
24  Tenis Lapangan  Kota Banjar  2012  Juara I
25  Renang OOSN (Pi)  Kec. Pataruman  2012  Juara I
26  Renang OOSN (Pa)  Kec. Pataruman  2012  Juara II
27  Renang OOSN (Pi)  Kota Banjar  2012  Juara II

Dan Masih banyak lagi prestasi dalam rentang Tahun Ajaran 2012/2013 dan TA 2013/2014 yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu disini. Untuk Tahun Ajaran 2014 kemarin, SDIT Uswatun Hasanah Kota Banjar Jawa Barat juga menorehkan kembali prestasinya. Diantaranya sebagai berikut :
  • PRESTASI SISWA TA 2014/2015
No. Jenis Prestasi Tingkat Tahun Peringkat
1  Saintika  Kota Banjar  2014  Juara III
2  Story Telling  Kota Banjar  2014  Harapan III
3  Renang (Pi)  Priangan Timur  2009  Juara III
4  Coret Bebas  Priangan Timur  2009  Juara I
SDIT Uswatun Hasanah Kota Banjar Jawa Barat, Kota Banjar, Kecamatan Pataruman, Desa Hegarsari, Jln. Pegadean No. 91. Membuka Penerimaan Siswa Baru (PSB)TA 2015/2016 dengan ketentuan sebagai berikut : WAKTU PENDAFTARAN Gelombang 1 : Januari- Maret, Gelombang 2 : April- Juni, Gelombang 3 : Juli- September.

TEMPAT PENDAFTARAAN : SDIT USWATUN HASANAH : Dusun Gudang RT.02 RW. 02 No. 91 Kelurahan Hegarsari-Kecamatan Pataruman-Kota Banjar


Baca selengkapnya