Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Mei 2016

Inilah Kisah Soeharto Presiden Ke 2 RI

Kisah Soeharto Presiden Ke 2 RI Soeharto harus melewati jalan berliku sebelum bisa menduduki kursi presiden menggantikan Sukarno. Masa kecilnya jauh dari kata nyaman.
Kisah Soeharto Presiden Ke 2 RI
Soeharto kecil hidup berpindah-pindah. Pada usia 8 tahun, dia dititipkan ayahnya kepada adik perempuan satu-satunya yang berdomisili di Wuryantoro, Wonogiri, Jawa Tengah.

Bibinya bersuamikan mantri tani, Bapak Prawirowihardjo. Di sana, dia mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Namun beberapa kali Soeharto kecil harus pindah dan kembali lagi ke rumah itu.

Setelah beberapa kali kepindahan, dia kembali lagi ke sana usai menamatkan sekolah di Schakel Muhammadiyah, Yogyakarta. Seperti dikutip dari laman Soeharto.co, Rabu (27/1/2016), saat itu, 1939, usianya menginjak 18 tahun.Soeharto yang ingin melanjutkan sekolah terpaksa bekerja dulu untuk mengumpulkan ongkos pendidikannya. Ayah maupun keluarga ayahnya tak ada yang sanggup untuk membiayai.

Saat itu, ketika tak kunjung mendapatkan pekerjaan, pria kelahiran 8 Juni 1921 itu pergi ke Wuryantoro. Di daerah tempat tinggal bibinya itu, dia memiliki banyak kenalan.

Lalu dia pun mendapatkan pekerjaan sebagai pembantu klerek (pegawai) pada sebuah Bank Desa (Volks Bank). Maka Soeharto pun bekerja dengan mengikuti sang klerek berkeliling kampung menggunakan sepeda dan pakaian Jawa lengkap, kain blankon serta baju beskap.

Lewat pekerjaan itu, Soeharto belajar pembukuan. Semua orang kala itu mengakui 'keenceran' otaknya.
Karirnya sebagai pembantu klerek pun tamat ketika kainnya sobek usai turun dari sepeda yang sudah reot. Kain itu tersangkut pada sadel yang menonjol keluar. Padahal itu adalah satu-satunya kain yang bisa dipakainya untuk bekerja.
Saat itu dia dicela klerek dan dimarahi sang bibi, Ibu Prawirowihardjo. Sejak itu, Soeharto -- yang kelak memimpin Indonesia menjadi pengangguran lagi.

Jalannya baru terbuka lagi ketika pendaftaran masuk Koninlijk Nederlands-Indisch Leger (KNIL) atau Tentara Kerajaan Hindia Belanda dibuka dan meraih pangkat sersan. Ketika Belanda menyerah dan digantikan Jepang, dia mengikuti penerimaan keanggotan Polisi Jepang di Indonesia atau Keibuho. Soeharto pun lulus dengan predikat terbaik.

Hingga akhirnya dia bergabung sebagai tentara sukarela PETA (Pembela Tanah Air). Soeharto muda seperti dilatih 2 zaman, dari penjajahan Belanda hingga Jepang Demikian ulasan tentang Kisah Soeharto Presiden Ke 2 RI semoga membantu.
Baca selengkapnya

Minggu, 13 Maret 2016

Inilah Antony Van Leeuwenhoek 1632-1723 Tokoh penemu mikroskop

Penemu kuman Antony van Leeuwenhoek lahir di Delft, Negeri Belanda. Dia berasal dari famili kalangan tengah dan hampir sepanjang hidupnya jadi pegawai kotapraja dalam posisi yang tidak begitu penting.
Antoni Van Leeuwenhoek
Penemuan Leeuwenhoek yang besar tak lain akibat hobinya memicing-micingkan mata lewat kaca mikroskop. Pada saat itu, tentu saja, orang tidak bisa begitu saja lari ke toko dan beli mikroskop, karena itu Leeuwenhoek membikinnya sendiri. Dia samasekali bukan penggosok lensa profesional dan belum pernah dapat didikan khusus di bidang itu. Meski begitu, keahlian yang dikembangkan amat luar biasa, jauh melampaui kebiasaan para profesional pada saat itu.
Kendati perangkat mikroskop sudah ditemukan orang sebelum Leeuwenhoek lahir, dia tidak menggunakannya. Sebaliknya, dengan cermat dan tepat dia menggosok lensa berukuran kecil. Leeuwenhoek mampu menghasilkan mikroskop yang punya daya kekuatan pengamatan yang jauh lebih baik dari mikroskop yang sudah ada. Salah satu dari lensa yang masih ada punya kapasitas membesarkan sekitar 270 kali, bahkan ada pertanda dia berhasil membuat lebih sempurna dari itu.
Leeuwenhoek punya kesabaran yang amat sangat dan pengamat yang tekun, punya penglihatan tajam serta rasa ingin tahu yang tak terhingga. Dengan lensa yang teramat kecil itu dia meneliti pelbagai macam benda, mulai rambut hingga sperma anjing, dari titik hujan hingga serangga kecil. Juga serat, bagian kulit dan macam-macam benda lainnya. Dia membuat catatan yang teliti dan membuat gambar sketsa terperinci dari tiap apa saja yang diamatinya.
Terhitung tahun 1673 dan seterusnya, Leeuwenhoek senantiasa menjalin hubungan dengan "The Royal Society of England" suatu lembaga ilmiah terkemuka pada jaman itu.
Meskipun dia tak punya latar belakang pendidikan tinggi (cuma sekolah dasar dan cuma tahu satu bahasa, bahasa Belanda), dia terpilih jadi anggota lembaga ilmiah itu pada tahun 1680. Dia juga jadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan di Paris.
Leeuwenhoek dua kali kawin, punya enam anak tetapi tanpa cucu. Kesehatannya baik, masih dapat bekerja keras di akhir-akhir hayatnya. Banyak tokoh kenamaan mengunjunginya, termasuk Czar Rusia, Peter Yang Agung, dan Ratu Inggris. Dia menghembuskan nafas penghabisan tahun 1723 juga di Delft pada umur 90 tahun.
Leeuwenhoek melakukan banyak penemuan penting. Dialah orang pertama yang menjabarkan spermatozoa (1677), dan merupakan salah seorang yang mula-mula menjabarkan darah merah dan darah putih. Dia menentang teori tentang generasi spontan bentuk sederhana dari kehidupan dan memaparkan banyak bukti-bukti yang berlawanan dengan itu. Dia mampu menunjukkan, misalnya, bahwa hewan kecil pemakan darah tak bersayap berkembang biak dalam cara serupa dengan insekta bersayap.
Penemuan terbesarnya muncul tahun 1674 tatkala ia membuat penelitian pertama kali terhadap kuman. Ini merupakan salah satu penemuan besar tentang cairan sperma yang mengakibatkan penyuburan dalam sejarah manusia. Di dalam titik air kecil itu Leeuwenhock menemukan suatu dunia yang sama sekali baru, sepenuhnya dunia tak terduga, penuh dengan kehidupan. Meski belum disadarinya, dunia baru ini punya arti amat penting kepada umat manusia. Sesungguhnya, "benda amat kecil mikroskopis" itu yang diamatinya sering merupakan faktor kekuatan penting baik untuk kehidupan maupun kematian manusia. Sekali sudah ditelitinya, Leeuwenhoek sanggup menemukan kuman di pelbagai tempat yang berbeda-beda: di sumur dan di kubangan, di titik air hujan, di mulut dan usus menuju anus manusia. Dia melukiskan pelbagai bentuk bakteri, juga protozoa dan menghitung ukurannya.
Penggunaan penemuan besar Leeuwenhoek belum terlaksana sampai datangnya Pasteur hampir dua abad kemudian. Fakta menunjukkan, seluruh obyek masalah mikrobiologi praktis tak ada kegiatan hingga abad ke-19 tatkala mikroskop yang disempurnakan dikembangkan. Orang mungkin mempertanyakan andaikata Leeuwenhock tak pernah lahir ke dunia dan penemuan-penemuannya tak terjadi hingga abad ke- 19, mungkin saja hanya membuat sedikit perbedaan terhadap kemajuan ilmu pengetahuan. Tetapi, tak ada bantahan bahwa Leeuwenhoek-lah yang menemukan kuman, dan melalui dia dunia ilmu pengetahuan menjadi sadar terhadap kehadirannya.
Leeuwenhoek seringkali dianggap sebagai orang yang karena nasib baik kebetulan tergelincir pada penemuan ilmiah penting. Ini samasekali jauh dari kebenaran. Penemuan mikro-organisme-nya merupakan akibat normal dari pembikinan mikroskop yang cermat dengan kualitas yang tak ada bandingannya dengan yang sudah ada masa itu, dan kesabaran serta ketepatannya selaku peneliti. Dengan kata lain, penemuannya adalah hasil dari gabungan antara ketrampilan dan kerja keras, berlawanan dan tak ada sangkut-pautnya dengan sekedar nasib keberuntungan.
Penemuan kuman ini merupakan suatu penemuan penting ilmiah yang langka yang dilakukan oleh perseorangan. Leeuwenhoek betul-betul kerja sendirian. Penemuan protozoa dan bakterinya tak dapat bantuan siapa pun-tidak demikian halnya pada sebagian terbesar kemajuan di bidang biologi --serta bukannya merupakan pertumbuhan wajar dari pengetahuan biologi sebelumnya. Faktor inilah, bersamaan dengan arti penting penggunaan penemuannya, yang membuatnya dapat tempat tinggi dalam urutan daftar buku ini
Baca selengkapnya

Selasa, 27 September 2011

Inilah Kesehatan seksual dan CDC tokoh

Sejarah tokoh
Para Pusat Pengendalian Penyakit dan pencegahan telah merilis laporan tahunan mereka pada penyakit menular seksual dan kesehatan seksual warga AS. CDC menemukan bahwa tingkat klamidia dan sifilis meningkat gonore namun berada pada tingkat terendah infeksi dalam 70 tahun. Dilaporkan bahwa sejumlah besar kelompok etnis minoritas menunjukkan tingkat yang jauh lebih tinggi daripada kelompok IMS putih dan di samping itu, orang kulit hitam muda
Klamidia, sifilis dan gonore membuat hanya 10% kasus IMS di AS namun mereka adalah satu-satunya yang harus dilaporkan ke CDC. Ketiga infeksi menular seksual dapat menyebabkan masalah serius jika tidak diobati dan termasuk ketidaksuburan pada wanita. Beberapa wanita hanya menyadari bahwa mereka memiliki klamidia ketika mereka telah mencoba untuk bayi dan menemukan bahwa mereka tidak bisa hamil.
Mayoritas kasus IMS di AS terdiri dari herpes dan HPV.

Penurunan kasus gonore dilaporkan gembira mengingat kekhawatiran baru-baru ini resistensi terhadap antibiotik semakin meningkat. Jumlah kasus telah menurun 10,5% sejak 2008, menjadi 111 infeksi keluar dari 100.000 orang. Untuk sekali lagi menyoroti perbedaan antara ras, kasus gonore mencapai 71% dari penyakit menular seksual dikontrak oleh penduduk kulit hitam.

Fakta bahwa kasus-kasus klamidia telah meningkat sejak tahun 2006 sebesar 20% adalah benar-benar karena promosi skala besar tes klamidia dan pengujian bebas di luar batas-batas kantor dokter di sejumlah daerah di seluruh Amerika Serikat. Diperkirakan oleh CDC bahwa ada kasus 2.8million klamidia setiap tahun. Sekali lagi klamidia adalah mempengaruhi penduduk kulit hitam jauh lebih signifikan.

Sejak tahun 2001, sifilis telah meningkat terus selama bertahun-tahun meskipun penurunan di tahun 90an. Ada terjadi peningkatan 5% dalam kasus sejak tahun 2009 dan tahun bahwa tingkat dicatat di kalangan penduduk kulit hitam x9 nomor kontrak <-! Nextpage ->. Klamidia di antara penduduk kulit putih

Ada perbedaan rasial di banyak kondisi medis dan dalam beberapa kasus, alasan dibenarkan secara ilmiah. Dalam kasus IMS dan kesehatan seksual, sulit untuk memahami tetapi beberapa alasan dianggap sah termasuk rasisme. Rasisme dapat menjelaskan kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan tertentu dan klinik IMS, keadaan lingkungan dan perilaku individu. CDC menunjukkan bahwa kebijakan sejarah, kemiskinan dan rasio gender dapat dianggap sebagai akar penyebab.

Mereka mengakui bahwa penelitian lebih banyak dan dana yang diperlukan dalam bidang perbedaan rasial mengenai kesehatan seksual.
Baca selengkapnya

Senin, 14 Desember 2009

Inilah Tokoh Dunia Dalam Penelitian Alat Modern

Inilah Tokoh Dunia Dalam Penelitian Alat Modern

Albert Einstein, tak salah lagi, seorang ilmuwan terhebat abad ke-20. Cendekiawan tak ada tandingannya sepanjang jaman. Termasuk karena teori "relativitas"-nya. Sebenarnya teori ini merupakan dua teori yang bertautan satu sama lain: teori khusus "relativitas" yang dirumuskannya tahun 1905 dan teori umum "relativitas" yang dirumuskannya tahun 1915,...
 
 
 
 


Sigmund Freud, pemula cikal bakal psikoanalisa, dilahirkan tahun 1856 di kota Freiberg yang kini terletak di Cekoslowakia, tetapi tadinya termasuk wilayah Kerajaan Austria. Tatkala dia berumur empat tahun, keluarganya pindah ke Wina dan di situlah dia menghabiskan hampir seluruh hidupnya. Freud seorang mahasis
wa yang jempolan di sekolahnya, meraih...
Continue Reading.
Baca selengkapnya